Kamis, 15 April 2010

TINJAUAN TENTANG ILMU BUDAYA DASAR

BAB 1 : TINJAUAN TENTANG ILMU BUDAYA DASAR
A. PENDAHULUAN
Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, kebudayaan, dan berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam kehidupan sehari-hari.. Hal ini perlu, karena dirasakan kekurangan pada sistem pendidikan, baik pada tingkat menengah, maupun pada tingkat perguruan tinggi. Tanpa memungkiri banyak faktor-faktor lain yang menyebabkannya, salah satu yang penting adalah sistem pendidikan kita. Tidaklah dapat disangkal, bahwa ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia-manusia spesialis yang tidak berpandangan luas. Para lulusan perguruan tinggi kita kurang mempunyai tempat yang sama untuk berpijak. Mereka relatif terlalu mengesampingkan bidang-bidang yang lain. Ini tidak berarti, bahwa meteka hams ikut campur bidang-bidang lain, tetapi agaknya keadaan ini yang membuat mereka seakan-akan buta akan bidang lain.
Disinilah diharapkan kegunaan mata kuliah ini, agar lulusan perguman tinggi kita dari semua jurusan dapat mempunyai suatu kesamaan bahan pembicaraan. Adanya kesamaan ini diharapkan, agar interelasi antara intelektuil kita lebih Bering dengan akibat yang positif bagi pembangunan negara kita pada umumnya dan perbai:-an pendidikan pada khususnya.
Diharapkan agar mata kuliah ini dapat menjadi semacam "lingua franca" bagi para akademisi dari berbagai lapangan ilmiah. Dengan memiliki suatu bekal yang • sama ini
diharapkan agar para akademisi dapat lebih lancar berkomunikasi. Kelancaran berkomunikasi ini selanjutnya akan memperlancar pula pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang yang ditangani oleh para cendikiawan dan berbagai lapangan keahlian itu.
Dengan mendapat mata kuliah 'Emu Budaya Dasar mahasiswa diharapkan nantinya memiliki latar belakang pengetahuan yang cukup luas tentang kebudayaan Indonesia pada umunya dan menimbulkan minat mendalaminya lebih lanjut, agar dengan demikian mahasiswa diharapkan turut mendukung dan mengembangkan kebudayaannya sendiri dengan kreatif. Salah satu sifat penting mata kuliah ini ialah bahwa ini bukan pelajaran sastra, bukan musik, bukan filsafat, bukan sesuatu disiplin yang berdiri sendiri. Sesuai dengan namanya
Budaya Dasar - Kuliah ini hanya memberikan dasar - dasar yang cukup kuat kepada mahasiswa untuk mencari hubungan antara segala segi kebudayaan dalam hubungan usaha yang ten's menerus mencari kebenaran, keindahan, kebebasan, dalam berbagai bentuk, serta hubungannya dengan alam semesta, Tuhannya, masyarakatnya dan juga penemuan dirinya sendiri, pendeknya dalam mencari hidup yang dirasanya lebih bermakna. Ini tentu menyangkut sikap moral yang diharapkan memperlengkapi mahasiswa dengan pengalaman luas yang padu yang akan membimbingnya kearah pembentukan ukuran-ukuran, rasa dan nilai-nilai dengan tidak bergantung kepada orang lain. Jadi secara singkat dapatlah dikatakan bahwa setelah mendapat mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memperlihatkan :
1.Minat dan kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi disekitamya dan di luar lingkungannya, menelaah apa yang dikerjakannya sendiri dan mengapa
2.Kesadaran akan pola-pola nilai yang dianutnya serta bagaimana hubungan nilai-nilai ini dengan cam hidupnya sehari-hari.
3.Kerelaan memikirkan kembali dengan Kati terbuka nilai-nilai yang dianutnya untuk mengetahui apakah dia secara berdiri sendiri dapat membenarkan nilai-nilai tersebut untuk dirinya sendiri.
4.Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasanya sudah dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan sebaliknya menolak nilai-nilai yang tidak dapat dibenarkan.
Latar belakang diberikannya mata kuliah IBD, selain melihat konteks budaya Indonesia, juga sesuai dengan program pendidikan di Perguruan Tinggi, dalam rangka menyempumakan pembentukan sarjana..
Latar belakang IBD dalam konteks budaya , negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut :
1.Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yang biasanya tidak lepas dan ikatan-ikatan primordial, kesukuan, dan kedaerahan.
2.Proses pembangunan yang sedang berlangsung dan terusmenerus menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dan pembenturan nilai budaya ini ialah timbulnya konflik dalam kehidupan.
3. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya. Hal ini merupakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang disamping memiliki segi-segi positifnya, juga memiliki segi-segi negatitAkibat dampak negatif teknologi, manusia kini menjadi resah dan gelisah.
B. ILMU BUDAYA DASAR SEBAGAI BAGIAN DARI MATA KULIAH DASAR UMUM.
llmu budaya dasar merupakan salah satu komponen dari sejumlah mata kuliah dasar umum (MKDU) yang merupakan mata kuliah wajib di semua perguruan tinggi, baik yang sifatnya eksakta maupun yang non eksakta.
Secara khusus MKDU bertujuan untuk menghasilkan warga negara sarjana yang berkualifikasi sebagi berikut :
1.Berjiwa Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan pengamalan nilai-nilai pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.
2.Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya, dan memiliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain.
3.Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi pennasalahan kehidupan baik sosial, ekonomi, politik, kebudayaan, maupun pertahanan keamanan.
4.Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bennasyarakat dan secara bersama-sama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya, maupun lingkungan alamiah dan secara bersama-sama berperan serta didalam pelestariannya.
Jadi, pendidikan umum yang menitik beratkan pada usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa, pada dasamya berbeda dengan mata kuliah-mata kuliah bantu yang bertujuan untuk menopang keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya. Demikian pula berbeda dengan pendidikan keahlian yang bertujuan untuk mengembangkan keahlian mahasiswa dalam bidang atau disiplin ilmunya.
C. PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Istilah llmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris "The Humanities". Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dan bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the htimanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the
humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka hams mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui bahwa Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya, lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof.Dr.Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :
1.Ilmu-ilmu Alamiah ( natural science )
Ilmu ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi . Hasil penelitiannya 100 % benar dan 100 % salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.
2.Ilmu-ilmu Sosial ( social science )
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hash penelitiannya tidak mungkin 100 % benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antar manusia itu tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dsb.
3.Pengetahuan budaya ( the humanities )
Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pemyataan-pemyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Peristiwa-peristiwa dan pemyatan-pemyataan itu pada umumnya terdapat dalam tulisan-tulisan., Metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan metode ilmiah, hanya mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah.
Pengetahuan budaya ( The Humanities ) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup kcahlian (disiplin) scni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai bidang kcahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik, dll. Sedang Ilmu Budaya Dasat ( Basic Humanities ) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain Ilmu Budaya dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk
mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris disebut dengan Basic Humanities. Pengetahuan budaya dalam bahasa inggris disebut dengan istilah the humanities. pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk betbudaya ( homo humanus ), sedangkan Ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
D. TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
Penyajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian jelaslah bahwa mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities). akan tetapi ilmu budaya dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cam memperluas wawasan pemikiran serta kemarnpuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat :
1.Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang bane, terutama untuk kepentingan profesi mereka
2.Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemánusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3.Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia spesialis yang berpandangan kurang luas. kedaerahan dan pengkotakan disiplin ilmu yang ketat.
4.Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memilki satu bekal yang sama, pars akademisi diharapkan akan lebih lancar dalam berkomunikasi.
E. RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah ditentukan diatas, dua masalah pokok bisa dipakai sebagi bahan pertimbangan untuk menentukan niang lingkup kajian mata kuliah Ihnu Budaya Dasar. Kedua masalah pokok itu ialah :
1.Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya ( The Humanities ), baik dari segi masing-masing keahlian ( disiplin ) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2.Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam
perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Dalam melihat
dan menghadapi lingkungan alam, sosial dan budaya, manusia tidak hanya mewujudkan
kesamaan-kesamaan, akan tetapi juga ketidak seragaman yang diungkapkan secara tidak
seragam, sebagaimana yang terlihat ekspresinya dalam berbagai bentuk dan coral:
ungkapan, pikiran, dan perasaan, tingkah laku, dan hasil kelakuan mereka.
Menilik kedua masalah pokok yang bisa dikaji dalam mata kuliah Ilmu Budaya. Dasar tersebut di atas, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak sebagi subyek akan tetapi sebagai obyek pengkajian . Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama manusia, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan manusia dengan Tuhan menjadi tema sentral dalam Bmu Budaya Dasar.
Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah :
Manusia dan cinta kasih
Manusia dan keindahan
Manusia dan penderitaan
Manusia dan keadilan
Manusia dan pandangan hidup
Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
Manusia dan kegelisahan
Manusia dan harapan.
Kedelapan pokok bahasan itu tennasuk dalam karya-karya yang terccakup dalam pengetahuan budaya. Perwujudan mengenai cinta, misalnya, terdapat dalam karya sastra, tarian, musik, filsafat, lukisan, patung dan sebagainya. Masing-masing pokok bahasan dapat didekati dengan baik menggunakan cabang-cabang pengetahuan budaya secara sendiri-sendiri maupun secara gabungan cabang-cabang tersebut.Pokok bahasan manusia dan cinta kasih misalnya, dapat didekati dengan menggunakan karya seni sastra, atau filsafat atau seni tan dan sebaginya. Disamping itu pokok bahasan manusia dan cinta kasih juga dapat didekati dengan menggunakan gabungan karya seni sastra, karya seni tan, atau filsafat dan sebagainya. Demikian juga pokok-pokok bahasan lain.seperti terlihat di bawah

Topik
Pengetahuan Budaya (The humanities)

Seni sastra
seni
taxi
seni
musik
filsa-
fat
seni rupa

puisi
drama
prosa



seni lukis
seni
patung
Manusia dan cinta kasih








Manusia dan keindahan








Manusia dan penderitaan








Manusia dan keadilan








Manusia dan pandangan
hidup








Manusia dan tanggung jawab serta pengab­dian








Manusia dan kegel4sahan








Mnusia dan harapan









Karya-karya apa saja yang akan dipergunakan tergantung pada banyak keadaan, antara lain pada persediaan karya yang ada. Dalam membicarakan pokok bahasan manusia dan cinta kasih, misalnya, yang tersedia sajak percintaan, tarian dua burung yang sedang bercinta, rekaman lagu tentang cinta. Semua karya tersebut dapat dipergunakan.
Suatu karya munglcin saja mengungkapkan lebih dari satu masalah. Karena itu satu karya mungkin saja dipergunakan untuk lebih dan satu pokok bahasan. Sebuah cerita pendek misalnya, dapat saja mengungkapkan masalah penderitaan, keadilan, dan pandangan hidup sekaligus. Karya semacam itu dapat juga dipergunakan untuk satu pokok bahasan saja, berdasarkan masalah apa saja yang paling menonjol dianatara masalah lain di dalamnya.
Ilmu budaya dasar bukan ilmu sastra, ilmu tari, ilmu filsafat dan lain ilmu yang terdapat dalam pengetahuan budaya. Ilmu Budaya Dasar hanya mempergunakan karya-karya yang terdapat dalani pengetahuan budaya untuk mendekati masalah-masalah kemanusiaan dan budaya. Percakapan Krisna dan Arjuna dalam Bhagawad Gita, misalnya, dapat dipergunakan dalani pokok bahasan manusia dan Tanggung jawab serta pengabdian. Mahasiswa tidak perlu mengetahui secara teknis dan mendetail untuk mempergunakan Bhagawad Gita.
TES FORMATIF 1
1. Tujuan Ilmu Budaya Dasar adalah :
A.Mengembangkan kerpibadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap masalah-masalah budaya, sehingga daya tangkap, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya manusia dapat menjadi lebih halus dan manusiawi.
B.Memperlancar mahasiswa dalam menyelesaikan program studinya.
C.Mempermudah mahasiswa dalam mencema berbagai kejadian alam.
D.Memperhalus penghayatan mahasiswa dalam menangkap fenomena alam sekitamya.
2. Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar didefinisikan sebagai :
A.pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pemyataan yang bersifat unik, kemtidian diberi arti khusus.
B.usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
C.Pengetahuan yang diharapakan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umtun tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
D.Pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pemyataan-pemyataan yang bersifat unik melalui karya-karya budaya, kemudian diberi arti secara khusus.
3. Dengan mempelajari Ilmu Budaya Dasar, para mahasiswa diharapkan dapat menemu­kan
A.Berbagai masalah kemanusia dan masalah budaya di sekitamya.
B.Karya-karya budaya dan perilaku manusia sehingga mampu mengatasi masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
C.Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam falsafah negara pancasila.
D.Berbagai sikap, nilai, harga diri dan sifat kemanusian yang sangat bennanfaat untuk memperdalam dan memperluas persepsi, tanggapan, wawasan dan penalaran sehingga mampu memperhalus budi nurani.
4. Ilmu budaya dasar sebagai salah satu komponen MKDU yang secara khusus bertujuan untuk menghasilkan warga negara sarjana Indonesia dengan kualifikasi, seperti :
A.berjiwa pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan pengamalan nilai-nilai pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional sebagai sarjana Indonesia.
B.percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agarna dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemausiaan yang adil dan beradab.
C.rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara
D.mengutamakan musyawarah dan mufakat dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
5. Istilah Ilmu Budaya dasar dikembangkan pertama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanities yang berasal dari istilah bahasa Inggris The Humanities. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa ;
A.the humanities berkaitan dengan nilai-nilai, yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya.
B.the humanities berkaitan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kebudayaan.
C.the humanities bertujuan untuk memaharni dan mencari masalah-masalah dari kenyataan yang bersifat manusiawi.
D.the humanities berkaitan dengan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
6. The humanities dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup disiplin :
A.seni dan filsafat
B.seni dan sosial
C.filsafat dan sosial
D.seni dan sciencce
7. Masalah budaya adalah :
A.pengungkapan peristiwa dan pemyataan yang dianggap unik
B.masalah mengenai perubahan sistem nilai budaya
C.berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya
D.untuk mengehui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia.
8. Masalah kemanusiaan adalah :
A.Perasaan mengenai dirinya sendiri, sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap homiat dan bekerja sama dengan bangsa lain.
B.Masalah mengenai akibat negatif dari perubahan sistem nilai budaya.
C.Perasaan mengenai dirinya sendiri sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu hams menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kebenaran dan keadilan.
D.Manusia mempunyai hubungan yang hamionis dengan sesama manusia lainnya.
9. Manilik dua masalah pokok yang dapat dikaji dalam mata kuliah Ilmu Budaya Dasar. nampak dengan jelas bahwa :
A.manusia tidak saja sebagai obyek tetapi sekaligus subyek pengkajian.
B.manusia menempati posisi kurang penting dalam pengkajian
C.manusia mempunyai hubungan yang serasi dengan alam sekitamya.
D.manusia mempunyai hubungan yang hamionis dengan sesama manusia lainnya.
10. Dengan tujuan sebagai mana tercantum dalam nomor 1 di atas, maka setiap mahasiswa diharapkan dapat :
A.lebih mengerti dan menghayati akan arti dan makna cinta kasih sesamanya.
B.lebih mudah mengetjakan setiap persoalan pribadi yang sedang dialami.
C.mempertajam kepekaan terhadap lingkungan budaya, sehingga lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya terutama untuk kepentingan profesi.
D.lebih bangga sebagai bangga Indonesia dan bertanah air Indonesia.
11. 'Emu Budaya Dasar (IBD) digolongkan ke dalam Matakuliah Dasar Umum ( MKDU ) yang pada dasamya merupakan mata kuliah di perguruan tinggi, negeri dan swasta.
A. wajib C. tambahan
D. tidak wajib D. salah semua
12. Materi yang diajarkan oleh mata kuliah IBD yang pokok. adalah tentang :
A.manusia dan pelestarian lingkungan alam hidupnya
B.manusia dan kebudayaannya
C.manusia dan pengetahuan serta pengertian umum ilmu pengetahuan
D.semua benar
13. The Humanities berusaha untuk memanusiawikan manusia, maksudnya adalah :
A.manusia hams mengetahui filsafat tentang dirinya, etika, estetika, logika dan lain bidang.
B.manusia itu mengerti dan memahami budaya yang mefingkupinya
C.manusia harus bertanggungjawab terhadap keberadaan dirinya
D.manusia hams mempunyai keahlian (disiplin) dalam bidang seni dan filsafat
14. Salah satu pokok bahasan yang dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian IBD, adalah
A.aspek kehidupan yang terkait dengan kemanusiaan dan budaya
B.perwujudan hakekat kehidupan manusia di dalam lingkungan hidupnya
C.keterkaitan antara kehidupan manusia dengan manusia lainnya
D.Kehidupan manusia dengan dirinya dan masyarakatnya
15. IBD dapat digolongkan ( merupakan bagian dan ) dalam ilmu pengetahuan :
A.alamiah (natural science) C. budaya (the humanities)
B.sosial ( social science ) D. semua benar
KUNCI JAWABAN TES FORMATIF I
1.
A
6.
A
11. A
2.
B
7.
B
12. B
3.
D
8.
B
13. B
4.
A
9.
A
14. A
5.
A
10. C
15. C

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar