Kamis, 15 April 2010

KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN

KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN A. PENDEKATAN KESUSASTRAAN
Karena seni memegang peranan penting, maka seniman sebagai pencipta karya seni juga penting, meskipun yang lebih penting adalah karyanya. Seniman adalah media penyampai nilai-nilai kemanusiaan. Kepekaannya menyebabkan dia mampu menangkap hal yang lepas dart pengamatan orang lain.
IBD adalah salah satu mata kuliah yang diberikan dalam satu semester, sebagai bagian dart MKDU. IBD tidak dimaksudkan untuk mendidik ahti-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang tennasuk didalam pengetahuan budaya ( The Humanities ), Akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya. Pada waktu menggunakan karya sastra, misalnya. Mahasiswa tidak perlu mengetahui sejarah sastra, teori sastra, kritik sastra, dan sebaginya. Memang seperti cabang-cabang the humanities lainnya, dalam Ilmu Budaya Dasar sastra tidak diajatkan sebagai salah satu disiplin ilmu. Sastra disini digunakan sebagai alat untuk membahas masalah-masalah kemanusiaan yang dapat membantu mahasiswa untuk menjadi lebih humanus. Demikian juga filsafat, musik, seni rupa, dan sebagainya.
Orientasi the Humanities adalah ilmu : dengan mempelajari satu atau sebagian dart disiplin ilmu yang tercakup dalam the humanities, mahasiswa diharapkan dapat menjadi homo humanus yang lebih baik.
B. ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA
Istilah prosa banyak padanannya. Kadang-kadang disebut narrative fiction, prose fiction atau hanya fiction saja. Dalam bahasa Indonesia istilah tadi sering diterjemahkan menjadi cerita rekaan dan didefinisikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pemeran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Istilah cerita rekaan umumnya dipakai untuk roman, atau novel, atau cerita pendek.
Dalam kesusastraan Indoensia kita mengenal jenis pmsa lama dan prosa baru.
A. Prom lama meliputi
1.dongeng-dongeng
2.hikayat
3.sejarah
4.epos
5.cerita pelipur lara
B. prosa barn meliputi
1.cerita pendek
2.roman/novel
3.biografi
4.kisah
5.otobiografi
C. NILAI-NILAI DALAM PROSA FIKSI
Sebagai seni yang bertulang punggung cerita, mau tidak mau lcarya sastra (prosa fiksi) langsung atau tidak langsung membawakan moral, pesan atau cerita. Dengan pezicataan lain prosa mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra. Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :
1.Prosa fiksi memberikan kesenangan
Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dan membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa atau kejadian yang dikisahkan. Pembaca dapat mengembangkan imajinasinya untuk mengenal daerah atau tempat yang asing, yang belum dikunjunginya atau yang tak mungkin dikunjungi selama hidupnya. Pembaca juga dapat mengenal tokoh-tokoh yang aneh atau asing tingkah lakunya atau mungkin rumit perjalanan hidupnya untuk mencapai sukses.
2.Prosa fiksi memberikan infonnasi
Fiksi memberikan sejenis infonnasi yang tidak terdapat di dalam ensildopedi. Dalam novel sexing kita dapat belajan sesuatu yang lebih datipada sejarah atau laporan jumalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehidupan yang akan datang atau kehidupan yang asing sama sekali.
3.Prosa fiksi memberikan warisan kultural
Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa.
Novel seperti Siti Nurbaya, salah asuhan, sengsara membawa nikmat, layar terkembang mengungkapkan impian-impian, harapan-harapan, aspirasi-aspirasi dari generasi yang terdahulu yang seharusnya dihayati oleh generasi kini. Novel yang berlatar belakang perjuangan revolusi seperti jalan tak ada ujung, misalnya menggambarkan suatu tindakan heroisme yang mengagumkan dan memberikan kebanggaan, yang oleh generasi muda sekarang tidak lagi mengalaminya secara fisik. Dan oleh karena mahasiswa tidak lagi mengalami secara fisik itulah, jiwa kepahlawanan perlu disentuhkan lewat hasil-hasil sastra.
4.Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman­pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan labih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan sendiri.
Adanya semacam kaidah kemungkinan yang tidak mungkin dalam fiksi inilah yang memungkinkan pembaca untuk dapat memperluas dan memperdalam persepsi dan wawasannya tentang tokoh, hidup dan kehidupan manusia. Dari banyak memperoleh pengalaman sastra, pembaca akan terbentuk keseimbangan wawasannya, terutama dalam menghadapi kenyataan-kenyataan diluar dirinya yang mungkin sangat berlainan dari pribadinya. Seorang dokter yang dianggap memiliki status sosial tinggi, tetapi temyata mendatangi perempuan simpanannya walaupun dengan alasan-alasan psikologis, seperti dikisahkan novel belenggu, adalah contoh kemungkinan yang tidak mungkin. tetapi justru dari sinilah pembaca memperluas perspektifnya tentang kehidupan manusia.
Berkenaan dengan moral, karya sastra dapat dibagi menjadi dua; Karya sastra yang menyuarakan aspirasi jamannya, dan karya sastra yang menyuarakan gejolak jamannya. Ada juga yang tentunya menyuarakan kedua-duanya.
Karya sastra yang menyuarakan aspirasi jamannya mengajak pembaca untuk mengikuti apa yang dikehendaki jamannya. Kebanyakan karya sastra Indoensia di jaman Jepang yang dikelompokkan kedalam kelompok
Karya sastra yang menyuarakan gejolak jamannya, biasanya tidak mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu, akan tetapi untuk merenung.
Kedua macam karya sastra itu selalu menyampaikan masalah. Masalah ini disampaikan dengan jalan menyajikan interaksi tokoh-tokohnya. Masing-masing tokoh mempunyai temperamen, pendirian, dan kemauan yang berbeda-beda. Perbedaan ini menimbulkan konflik. Konflik dapat terjadi baik didalam din tokoh sendiri maupun diantara tokoh satu dengan tokoh lainnya.
Ilmu Budaya Dasar menitik beratkan pada manusia dengan segala persoalannya. Manusia dan cinta kasih, manusia dan keindahan, manusia dan penderitaan, manusia dan keadilan, manusia dan pandangan hidup, manusia dan tanggung jawab serta pengabdian, manusia dan kegelisahan, manusia dan harapan.
Dalam dongeng terdapat bentuk epos yang berarti carita kepahlawanan atau wira carita. Kita kenal Mahabarata dan Ramayana. Mahabarata menceritakan kepahlawanan orang-orang pandawa yang dengan gagah berani mempertahankan kebenaran karena rasa tanggung jawab terhadap negara. Tokoh Bima, Arjuna, Gatotkaca didalam cerita itu selalu mempunyai rasa tanggung jawab pada bangsa dan negaranya.
Ramayana juga mengungkapkan rasa cinta kasih Rama dan Sinta yang hams dibayar mahal ketika sinta diculik Rahwana. Pengorbanan yang diberikan oleh Rama beserta bala tentaranya dalam merebut kembali sinta.
Hikayat Hang Tuah menggambarkan betapa gagah dan berani dalam menghadapi segala rintangan untuk mempertahankan negara yang dapat dihubungkan dengan manusia dan tanggung jawab.
Pokok bahasan manusia dan cinta kasih dapat dihubungkan dengan cinta kasih antara Maria dan Yusuf dalam buku Layar terkembang karya Sutan Takdir Alisyahbana.
ditepi jalan terlihat kepadanya beberapa batang kembang setahun yang lebat ber, bunga : "Hei, kembang setahun tumbuh disini ? Alangkah indah rupanya, sebanyak itu bunganya
Sementara Yusuf dengan pesat mengamat-amati gadis yang dekat dihadapannya itu. Rambutnya yang hitam lebat teranyam. mukanya yang merah bercahaya tersenyum Mahan, badannya sebentar terasa kepadanya tangan yang halus itu gemetar pada dada bajunya. Sesuatu perasaan nikmat yang sejak dari tadi melingkari kedua muda remaja itu datang mendorong memenuhi seluruh badannya dan sebelum is dapat mengatur pikirannya lagi, kedua tangannya telah terangkat mendekap tangan gadis yang barn selesai mencucukkan kembang pada bajunya.
Dan mulutnya keluarlah ucapan, agak gemetar, tetapi menyuarakan kepastian seorang yang yakin akan kemungkinannya, "Tetapi tangan ini saya hendak menyimpannya juga". Maria tiada membantah, tetapi mukanya yang pucat ditundukkannya ke bawah dengan tiada berkata suatu apa. Seraya melekapkan tangan gadis itu dengan tangan kirinya kepada dadanya, mesra seperti tiada hendak dilepaskannya lagi, perlahan-lahan Yusuf mengangkat muka Maria melihat kepadanya dengan tangan kanannya, " Maria lihat saya sebentar "
Pada mata Maria nampak kepadanya berlinangan air mata dan mesra meminta menggetarlah suaranya untuk pertama kali seumur hidupnya,"Maria,Maria, tahulah engkau saya cinta kepadamu ?". Badan Maria melemah jatuh ke tangan Yusuf dan seraya menengadah dengan pandangan penyerahan, keluar dari mulutnya bisik lesu hampir-hampir tiada kedengaran, "Lama benar engkau menyuruh saya menanti katamu "
Dalam kutipan diatas betapa mesra kedua orang remaja yang sedang merintis cinta kasih. Melalui perkenalan, tamasya bamlah yusuf dapat mengutarakan cintanya kepada Maria. Cinta Yusuf diterima bahkan dengan jawaban terlalu lama menanti kata cinta yang diucapkan Yusuf. Dapat disimpulkan seseorang manusia yang ingin mencurahkan isi hatinya tentu tidal( semudah berbincang-bincang karena ada konsekwensi yang mengikatnya.
D. ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PUISI
Pembahasan puisi dalam rangka pengajaran Ilmu Budaya Dasar tidak akan diarahkan pada tradisi pendidikan dan pengajaran sastra dan apresiasinya yang mumi. Puisi dipakai sebagai media sekaligus sebagai sumber belajar sesuai dengan tema-tema atau pokok bahasan yang terdapat di dalam Ilmu Budaya Dasar.
Puisi tennasuk seni sastra, sedangkan sastra bagian dari kesenian, dan kesenian cabang/ unsur dari kebudayaan. Kalau diberi batasan, maka puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang artistik/ estetik, yang secara padu dan utuh dipadatkan kata-katanya.
Kepuitisan, keartistikan atau keestetikan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunalcan :
1.Figura bahasa ( figurative language ) seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb sehingga puisi menjadi segar, hidup, menarik dan memberi kejelasan gambaran angan.
2.Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.
3.Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
4.Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.
5.Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan, sehingga lebih menggugah hati
Dibalik kata-katanya yang padat, ekonomis dan sukar dicema maknanya itu, puisi berisi potret kehidupan manusia. Puisi menyuguhkan kepada kita suasana-suasana dan peristiwa-peristiwa kehidupan manusia dan juga dalam kaitan kehidupannya dengan alam dan Tuhan. Ia merupakan hasil penghayatan dan pengalaman penyair terhadap kehidupan manusia, terhadap alam dan Tuhan yang diekspresikannya melalui bahasa yang artistik.
Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan Ilmu Budaya Dasar adalah sebagai berikut :
1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
Perekaman dan penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut "pengalaman perwakilan". lin berarti bahwa manusia senantiasa ingin memiliki salah satu kebutuhan dasamya untuk lebih menghidupkan pengalaman hidupnya dari sekedar kumpulan pengalaman langsung yang tethatas.Dengan pengalaman perwakilan itu sastra/puisi dapat memberikan kepada para mahasiswa memiliki kesadaran (insight-wawasan) yang penting untuk dapat melihat dan mengerti banyak tentang dirinya sndiri dan tentang masyarakat.
Pendekatan terhadap pengalaman perwakilan itu dapat dilakukan dengan suatu kemampuan yang disebut "imaginative entry", yaitu kemampuan menghubungkan pengalaman hidup sendiri dengan pengalaman yang dituangkan penyair dalam puisinya.
2.Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
Dengan membaca puisi mahasiswa dapat diajak untuk dapat menjenguk hati/pikiran manusia, baik orang lain maupun did sendiri, karena melalui puisinya sang penyair menunjukkan kepada pembaca bagian dalam hati manusia, ia menjelaskan pengalaman setiap orang.
3.Puisi dan keinsyafan sosial
Puisi juga memberikan kepada manusia tentang pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial, yang terlibat dalam isue dan problem sosial. Secara imaginatif puisi dapat menafsirkan situasi dasar manusia sosial yang bisa berupa ;
penderitaan atas ketidak adilan
perjuangan untuk kekuasaan
konflik dengan sesamanya
pemberontakan terhadap hukum Tuhan
Puisi-puisi umumnya sarat akan nilai-nilai etika, estetika dan juga kemanusiaan. Salah satu nilai kemanusiaan yang banyak mewamai puisi-puisi adalah cinta kasih ( yang terpaut didalamnya kasih sayang, cinta, kemesraan dan renungan ).
Rendra dengan puisinya "episode" misalnya, melukiskan betapa kemesraan cinta begitu merasuk kedalam jiwa dua sejoli muda-mudi yang sedang menjalin cinta
Karni duduk berdua
di bangku halaman rumah pohon jambu dihalaman itu
berbuah dengan lebatnya
dan kami senang memandangnya angin yang lewat
memainkan daun yang berguguran tiba-tiba ia bettanya
"mengapa sebuah kancing bajumu lepas terbuka ?"
aku hanya tertawa
lalu ia sematkan dengan mesra sebuah peniti menutup bajuku sementara itu
aku betsihkan
guguran bunga jambu
yang mengotori rambutnya.
Kemesraan cinta tidak saja terpatri dalam lubuk hati masing-masing tetapi juga memancar dari sinar mata keduanya yang bening dan belaian-belaian mesra jari jemari mereka yang bergetar.
Cinta kasih itu kadang-kadang tidak berdiri sendiri, is sering berpadu dengan nilai-nilai kemanusiaan yang lain seperti penderitaan (kesepian, kesedihan, keputusasaan, dll)
"Padamu jua" misalnya mengungkapkan pandangan hidup ketuhanan dan ratapan hati Amir Hamzah yang hancur luluh karena tali cintanya yang telah begitu mesra dengan seorang gadis jawa direngut dan diputuskan oleh ayahnya, yang akan menjodohkan puteranya dengan gadis pilihan ayahnya yang masih terbilang kemenakannya sendiri.


Prosa in menggambarkan hubungan : 1. Manusia dan Harapan.
pada kalimat "Tapi tak mengapa, kata teman-teman kalau mau berobat lebih haik agak lambat karena kalau sore-sore banyak pasicn sehingga kita harus lama sekali menunggu".
Terlihat keinginannya agar tidak terlalu lama mcnunggu untuk berobat, sehingga is sengaja menemui dokter pada ma'am hari.
Manusia dan Cinta Kasih Pada aline ke 3, kalimat ke 3.
"Aku belum mengerti akan sikap orang yang satu ini, padahal tiga tahun yang lalu aku pemah menyakiti hatinya, menolak cintanya yang tulus"
Terlihat begitu besar kasih sayang dan cinta Hails yang tulus kepada gadis yang dicintainya, walaupun cintanya ditolak.
Manusia dan Keadilan
"Tapi walaupun begitu Hans tidak pemah merasa sakit hati malahan ketika aku hendak melangsungkan pemikahan dengan Farid, is membantu segala macam persiapan".
Disini terlihat keadilan pada sikap Hans. Walaupun cintanya yang tulus ditolak, is tak pemah merasa sakit hati, bahkan membantu segala macam persiapan pada pemikahan gadis yang dicintainya.
Manusia dan Penderitaan
"Ketika acara pemikahan itu tidak bisa dilangsungkan karena Farid meninggal tabrakan, Hans selalu menghiburku".
Disini terlihat penderitaan, karena Farid calon suaminya meninggal dunia. Sehingga acara pemikahan yang telah disiapkan tidak jadi dilangsungkan.
Manusia dan Tanggung Jawab.
"Bahkan ketika aku sudah tidak tahan lagi tinggal di kotaku, Hans pula yang menawarkan jasanya memberi petunjuk supaya aku pindah saja dan kampung halamanku".
Terlihat tanggung jawab Hans kepada Gadis yang dicintainya. Hans menghibumya dan memberi petunjuk agar is pindah dari kampung halamn. Hans pulalah yang mencarikan pekerjaan untuknya.
Manusia dan pandangan hidup
"Dan sayangnya sampai sekarang aku hanya menganggap dia sebagai kakak dan tidak lebih dad itu".
Terlihat pandangan hidupnya yang menganggap Hans hanya sebagai kakak. Manusia dan Kegelisahan
"Agak meremang bulu kudukku tadi ketika mulai memasuki kompikes perumahan itu, karena dikiri kanan jalan yaitu di sela bangunan tua tumbuh pohon-pohon raksasa menjulang tinggi sehingga
Terlihat kegelisahannya, karena rasa tidak tentram dihati ketika memasuki kompleks perumahan yang sunyi.
BALADA PENANTIAN
oleh : Rendra
Gadis yang dilewati kendaraannya mereda dengan jendela menggantungkan had muka dan anggur hidupnya
pada penantian lelaki petualang yang jauh
pada siapa dulu telah ia serahkan malam kesadaranya yang agung
janjinya kembali di tahun bane belum juga tefpenuhi (lelaki itu tidak punya pos dan pangkalan)
ia menanti depan jendela, dilewati kendaraannya
kereta mati membawa ibunya, dibelakangnya tiga tahun bare pula tiba
Usia sendiri meningkat juga di tiap pemunculan bulan muda
ia menanti depan jendela, terurai rambutnya
kail cinta membenam pada rabu, dilarikan ke lubuk yang dalam
Tiada terlepas juga tetes darahnya dilulur kembali ke dada
ia menanti depan jendela, tetes hujan merambat di kaca
adik-adiknya sudah dulu ke altar, dada dada diganduli bayi dan lelaki lukanya mendindingi dirinya dan tiap pinangan pulang sia-sia
Ia menanti depan jendela, ketuaan mengintip pada kaca
kandungan hatinya mengelukan jumlah kata seperti kesingupan gua
sebuah rahasia yang hitam, apa kepercayaan apa dendam
ditatapnya ujung jalan, kaki langit yang sepi menelan segala senyumnya ia menanti depan jendela, rambutnya mengelabu juga
dendamnya telah dibalaskan pada tiap lelaki yang inginkan dirinya subuh demi subuh chayal merajai dirinya
makin bersilang parit-parit di wajah, beracun bulu matanya
ia menanti tidak lagi oleh cinta
ia menanti di bawah jendela, dikubur ditumbuhi bunga bertuba
dendanmya yang suci memaksanya menanti di situ dikubur di bawah jendela
SURAT DARI IBU Asrul Sani
pergi ke dunia luas anakku sayang
pergi ke hidup bebas
selama angin masih angin buritan
dan matahari pergi menyinari daun daunan dalam rimba dan padang hijau
pergi ke laut lepas, anakku sayang pergi ke alam bcbas
selama hari belum petang
dan wama senja belum kemerah-merahan
menutup pintu waktu lampau Jika bayang tclah pudar
dan clang laut pulang kesarang angin bertiup ke benua
bang-bang akan kering sendiri dan mahkota sudah tau pedoman boleh engkau datang padaku kembali pulang anakku sayang kembali kebalik malam
jika kapal telah rapat ke tepi kita segera bercerita
tentang cinta dan hidupmu pagi hari
Dalam "Balada Penantian" penyair Rendra mengekspresikan penghayatan dan pengalaman batinnya terhadap kemalangan dan penderitaan seorang gadis yang selalu menantikan kedatangan kekasihnya yang tak pemah kunjung datang, meskipun ia begitu kasmaran. Si pacar temyata tipe lelaki yang tak bertanggung jawab.
Sang gadis tetap menanti dengan setianya walaupun ia terus bergelut dengan kesepian, kerinduan, kesedihan dan dimalcan usia. Ibunya tak sempat melihat ia berumah tangga dan bahagia, dan adik-adiknya telah diganduli bayi-bayi. Akhimya sang gadis putus asa dan melampiaskan dendamnya pada setiap lelaki yang mengingini tubuhnya.
Pada diri manusia cinta kasih senantiasa menjiwai kehidupannya : kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, ayah kepada keluarganya, dan juga cinta tanah air atau patriotisme pada pemuda kepada tanah aimya.
Asrul Sani dengan sajaknya "surat dari ibu" mengungkapkan betapa tutus cinta dan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Bukan dengan memanjakannya melainkan dengan nasehat dan petuah-petuah agar anaknya pergi menuntut ilmu ke negeri seberang, dan mencari penglaman hidup sebanyak-banyaknya. ICalau anaknya telah menjadi orang barulah ia boleh pulang dan si ibu akan membicarakan masa depannya, hidup berw-nah tangga.
TES FORMATIF III
I. Hampir disetiap jaman, seni termasuk sastra memegang peranan yang penting dalam the humanities, karena ;
A.seni merupakan ekspresi nilai-nilai kemanusiaan
B.seni merupakan fonnulasi nilai-nilai kemanusiaan
C.seni merupakan kontemplasi nilai-nilai kemanusiaan
D.seni merupakan aspirasi nilai-nilai kemanusiaan
2. Dalam musik, sulit bagi penciptanya untuk mengemukakan gagasannya karena ;
A.kata-kata penciptanya tertelan oleh melodinya
B.kata-kata penciptanya terlalu simbolik
C.kata-kata penciptanya terlalu puitik
D.kata-kata penciptanya tidak dimengerti
3. Sastra lebih mudah berkomunikasi, karena :
A.pada hakekatnya karya sastra mudah dimengerti.
B.pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi
C.pada hakekatnya karya sastra adalah bahasa simbolik
D.pada hakekatnya karya sastra enak dibaca
4. Cinta kasih, kebahagiaan, kebebasan yang digarap oleh filsafat adalah abstrak, sehingga menyebabkan :
A.filsafat menjenuhkan
B.filsafat kurang diminati
C.filsafat kurang berkomunikasi
D.filsafat kurang dimengerti
5 . Berkenaan dengan moral, karya sastra dapat dibagi menjadi dua; karya sastra yang menyuarakan aspirasi jamannya, dan karya sastra yang menyuarakan gejolak jamannya. Karya sastra yang menyuarakan aspirasi jamannya, mengajak pembaca
A.untuk merenung
B.untuk bersenang-senang
C.untuk mengikuti apa yang dikehendaki jamannya
D.untuk membaca jaman
6 . Karya sastra yang menyuarakan gejolak jamannya mengajak pembaca untuk :
A.merenung
B.bersenang-senang
C.mengikuti apa yang dikehendaki jamannya
D.membaca
7. Peranan sastra dalam perkuliahan Ilmu Budaya Dasar adalah :
A.sastra diajarkan sebagai mata kuliah khusus sehingga mahasiswa mengerti akan teori sastra.
B.sastra diajarkan sebagai mata kuliah tambahan sehingga mahasiswa menjadi sastrawan
C.sastra digunakan sebagai alat sekaligus sumber belajar untuk membahas masalah-masalah kemanusiaan agar mahasiswa menjadi lebih humanus.
D.sastra digunakan sebagai bahan pettuliahan agar mahasiswa menjadi sastrawan.
8. Nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra adalah sebagai berikut, kecuali :
A.sastra memberikan warisan kultural
B.sastra memberikan infomiasi
C.sastra nemberikan keseimbangan wawasan
D.sastra memberikan keinsafan individual
9. Dalam roman Siti Nurbaya kita mengenal watak Datuk Maringgih yang culas, kisah kasih Siti Nurbaya dengan Syamsul Bahri dan imajinasi pembaca berkembang mengenal daerah minang kabau yang mungkin belum pemah disinggahinya. Dengan perkataan lain, Roman Siti Nurbaya memberikan :
A. kesenangan B. warisan kultural
C. infomiasi D. keseimbangan wawasan
10. Novel, Siti Nurbaya, Salah asuhan, sengsara membawa nikmat, layar terkembang mengungkapkan impian-impian, harapan-harapan, aspirasi-aspirasi dan generasi terdahulu yang seharusnya dapat dihayati oleh generasi kini. Dengan perkataan lain, novel-novel tersebut memberikan kepada pembacanya :
A.keseimbangan wawasan
B.warisan kultural
C.kesenangan
D.infonnasi
11. Dalam novel " Belenggu", dikisahkan seorang dokter yang memiliki status sosial tinggi, tetapi temyata mendatangi perempuan simpanannya. Dan sinilah pembaca memperluas perspektifnya tentang kchidupan manusia. Ini bcrarti prosa tiksi :
A.memberikan keseimbangan wawasan
B.memberikan warisan kultural
C.memberikan infonnasi
D.memberikan kesenangan.
12. Kepuitisan, keartislikan alau keestetikan bahasa puisi dischabkan oleh kreatifitas mengarang dalam membangun puisinya dengan menggunakan seperti dibawah ini, kecuali :
A. figure bahasa B. kata-kata yang ambiquitas
C. kiwi-kiwi yang konotatif D. peribahasa
KUNCI JAWABAN :
1.
A
7.
C
2.
A
8.
D
3.
B
9.
C
4.
C
10.
B
5.
C
11.
A
6.
A
12.
D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar